Kopasti

Menggapai Puncak, Menyongsong Amanah: Pengurus Baru Kopasti YPIC Banjarnegara Dikukuhkan

24 September 2025 Humas SMK Cokroamioto 2
Menggapai Puncak, Menyongsong Amanah: Pengurus Baru Kopasti YPIC Banjarnegara Dikukuhkan

Banjarnegara, 21 September 2025. Sebuah momen dalam perjalanan Komando Pasukan Inti (Kopasti) Yayasan Pendidikan Islam Cokroaminoto Banjarnegara melalui kegiatan Musyawarah Kerja ke IX Komando Pasukan Inti YPIC Banjarnegara digelar di Puncak Gunung Anjir Desa Gunung langit Kec. Kalibening, Kab. Banjarnegara, pada tanggal 20 sampai 21 September 2025. Peserta adalah anggota kopasti berasal dari SMK dan SMA dibawah naungan YPIC Banjarnegara sebanyak 26 peserta dan 4 pendamping PMR. Juga didampingi oleh beberapa guru. SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara mengirim 11 peserta.

Kopasti yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Cokroaminoto (YPIC) Banjarnegara, selama ini dikenal sebagai wadah pembinaan disiplin, kepemimpinan, dan mental tangguh bagi siswa-siswi SMK dan SMA di bawah naungan YPIC Banjarnegara. Karena itu, momen musyawarah kerja ke IX dilakukan di puncak gunung seperti tahun tahun sebelumnya agar setiap pengurus benar-benar merasakan semangat kebersamaan, perjuangan, dan mental yang tangguh.

Kegiatan dimulai sejak sore hari dengan pembekalan pendakian yang diberikan langsung oleh Pembina YPIC Banjarnegara dan oleh para pembina Kopasti. Materi yang disampaikan meliputi tata cara mendaki dengan aman, menjaga kesehatan dan kebersihan alam, serta pentingnya kerja sama tim selama perjalanan menuju puncak.

Selepas pendakian menuju lokasi, malam harinya diadakan materi pembinaan khusus yang membahas tentang kepemimpinan, mental disiplin dan tanggung jawab, serta semangat perjuangan. Disamping itu juga materi tentang generasi muslim unggulan yang mandiri dan berdaya saing. Para calon pengurus baru diberikan wejangan langsung dari pembina yayasan dan para senior, agar memiliki bekal moral dan intelektual sebelum resmi mengemban amanah.

Puncak acara digelar keesokan paginya, yakni pengukuhan calon pengurus Kopasti YPIC Banjarnegara. Prosesi dilakukan di puncak Gunung Anjir Kec. Kalibening dengan suasana khidmat dan penuh makna. Di bawah terpaan angin dan sinar matahari pagi, para calon pengurus satu per satu dikukuhkan dengan ikrar pengabdian.

Pengurus Baru Komando Pasukan Inti (Kopasti) YPIC Banjarnegara

Komandan : Ahmad Arifin

Wakil Komandan : Ilham Arifin

Ka Provos : Gunawan Nur Hidayat

Makna dan Tujuan Kegiatan

Kegiatan musyawarah kerja ini memiliki tujuan penting, yaitu membangun ketangguhan mental, mempererat kebersamaan, serta mengasah kepemimpinan dan rasa tanggung jawab.

Pendamping kegiatan Fariz Athar mengatakan:

Pendakian gunung bukan hanya melatih fisik, tetapi juga hati dan pikiran. Setiap langkah menuju puncak adalah simbol perjuangan, kesabaran, dan kebersamaan. Harapannya, setelah dikukuhkan, pengurus baru Kopasti mampu membawa organisasi ini lebih maju dan bermanfaat bagi sekolah, yayasan, maupun masyarakat.

Komandan lama Fedi Ilhamsah juga mengatakan:

Momentum ini sebagai kegiatan rutin dalam memilih generasi baru Kopasti yang siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi.

Pengukuhan di puncak gunung dimaknai sebagai momen sakral. Di balik lelah pendakian, lahir kesadaran bahwa kepemimpinan membutuhkan pengorbanan dan kesungguhan, serta kepemimpinan adalah amanah.

Dalil Al-Qur'an: Kepemimpinan Adalah Amanah

Islam menegaskan bahwa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 58:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An-Nisa: 58)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap amanah, termasuk kepengurusan Kopasti, harus dijalankan dengan keadilan, integritas, dan penuh tanggung jawab.

Menjadi Pemimpin Tangguh di Masa Depan

Bagi para peserta, pengalaman ini adalah pelajaran berharga. Mendaki gunung mengajarkan arti kesabaran, kebersamaan, dan perjuangan. Sementara pengukuhan di puncak mengingatkan bahwa menjadi pemimpin berarti siap menghadapi tantangan, namun juga akan merasakan keindahan bila amanah dijalankan dengan baik.


Ini bukan hanya tentang naik gunung, tapi juga tentang naik derajat tanggung jawab. Kami belajar bahwa setiap pemimpin lahir dari proses panjang yang penuh perjuangan, ungkap Ahmad Arifin. (ngn).