Banjarnegara, 3 Maret 2026. SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara menyelenggarakan
pesantren Ramadan 1447 H bagi para siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari
upaya sekolah dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, sekaligus
memperkuat pemahaman siswa terhadap ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan
ini dilaksanakan di awal bulan Ramadan mulai 23 Februari sampai 3 Maret 2026.
Materi utamanya adalah membaca Al Qur’an, tata cara sholat yang benar, Hikmah Puasa
Ramadan. Pucak acara digelar di Masjid Agung An-Nur Banjarnegara, diikuti oleh
seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12. Juga semua guru dan TU.
Bulan
Ramadan merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk
meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini
sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
يَا أَيّÙهَا
الَّذÙينَ آمَنÙوا ÙƒÙØªÙبَ عَلَيْكÙم٠الصّÙيَام٠كَمَا ÙƒÙØªÙبَ عَلَى الَّذÙينَ Ù…Ùنْ
قَبْلÙÙƒÙمْ لَعَلَّكÙمْ تَتَّقÙونَ
“Wahai
orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan
atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.â€
(QS. Al-Baqarah: 183)
Ayat
tersebut menegaskan bahwa tujuan utama dari ibadah puasa adalah membentuk
pribadi yang bertakwa. Oleh karena itu, kegiatan Pesantren Ramadan menjadi
sarana pendidikan spiritual bagi siswa agar mampu memaknai ibadah puasa tidak
hanya sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai proses pembinaan
diri menuju ketakwaan.
Melalui
kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H ini, sekolah berharap para siswa dapat
mengambil banyak hikmah dan pelajaran berharga. Tidak hanya meningkatkan
kemampuan membaca Al-Qur’an dan memahami ibadah dengan benar, tetapi juga
menumbuhkan sikap disiplin, kesabaran, serta akhlak yang mulia.
Generasi Qur’ani
adalah generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, baik dalam
berpikir, bersikap, maupun bertindak. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT:
Ø¥Ùنَّ هَٰذَا Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙØ±Ù’آنَ يَهْدÙÙŠ Ù„ÙلَّتÙÙŠ Ù‡ÙÙŠÙŽ
أَقْوَمÙ
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang paling
lurus.â€
(QS. Al-Isra’: 9)


Acara puncak Pesantren Ramadan dikemas dalam bentuk Talk Show. Pra acara yang dipandu oleh MC Ilham Fediansyah kelas 12 Teknik las menampilkan seni sholawat group rebana cakrabana, juga diisi tauziah oleh Galang Dwi Saputra siswa kelas 10 Teknik Kendaraan Ringan. Dia juga belajar Tahfidz Al Qur’an dan sudah hafal 2,5 juz. Kemeriahan dan semangat siswa juga terlihat ketika 2 siswa Arimbi dan Hindun kelas 10 Teknik Elektronika melantunkan lagu religi Thohirul qolbi naqiyun.
Lagu Thohirul Qolbi Naqiyyun, Klik ini
Acara
inti talk show dipandu oleh MC Nining
Safitri kelas 12 Desain Komunikasi Visual dan Nina Sartika Dewi kelas 10 Teknik
Kendaraan Ringan membuat suasana makin hidup ketika memberikan kata-kata
penyemangat bagi peserta. Narasumber pada Talk
Show ini adalah ustadz Ariyanto Nur Iman, S.Psi, Ustadzah Rohmah Budiharti,
S.Ag dan Ustadz Barkah Abdurrohman, S.Pd., M.Pd.
MC
menanyakan tentang hikmah puasa kepada narasumber 1 ustadz Ariyanto Nur Iman,
S.Psi yang sering disapa dengan ustadz Urie, ustadz Urie menjelaskan Hikmah
puasa di bulan Ramadhan:
1. Setiap amal ibadah anak cucu Adam adalah
miliknya kecuali puasa, puasa ibadah milik Allah dan Allah yg langsung
memberikan pahalanya.
2. Kemuliaan puasa Ramadhan adalah bahwa
bau mulut orang yg berpuasa disisi Allah lebih baik dan mulia dibandingkan bau
minyak misk di surga (kasturi)
3. Ada dua kebahagiaan dalam puasa
Ramadhan, pertama kebahagiaan ketika futur atau berbuka puasa, kedua kelak akan
berjumpa dengan Allah di surga
4. Orang yg berpuasa di bulan Ramadhan
adalah golongan yg dirindukan oleh surga dan akan masuk surga penuh
kebahagiaan.
MC
juga menanyakan kepada narasumber 2 Ustdh Rohmah Budiharti, S.Ag. beliau
menjelaskan bahwa Sholat lima waktu merupakan kewajiban utama bagi setiap
muslim sekaligus tiang agama yang menjadi pondasi kehidupan seorang mukmin.
Melalui sholat, seorang hamba menjalin hubungan langsung dengan Allah SWT,
memohon pertolongan, serta menjaga hatinya agar tetap berada di jalan yang
benar. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya sholat itu mencegah dari
perbuatan keji dan mungkar†(QS. Al-‘Ankabut: 45). Oleh karena itu,
para siswa diajak untuk menjadikan sholat lima waktu sebagai kebiasaan yang tidak
boleh ditinggalkan, baik di sekolah maupun di rumah.
Narasumber
3 Ustadz Barkah bagian materi Al Qur’an. Ustadz Barkah mengatakan bahwa Bulan Ramadhan
sebagai bulan diturunkanya Al Qur'an relate
sekali dengan gen Z hari ini, sebab Al Qur'an turun pada saat manusia butuh
belajar untuk mempersiapkan diri di masa depan. Al Qur'an banyak fadhilahnya
jika dibaca, dipelajari, ditadabburi, dipahami dan diamalkan. Diantaranya...
gift pahala yang sangat luar biasa. 1 huruf 10 sampai 700, ibarat gift paus. Pembaca
Al Qur'an juga bisa menjadi orang terbaik semisal CEO. Al Qur'an juga bisa
mengangkat derajat kemuliaan seseorang dihadapan Allah SWT. Dan yang paling
istimewa, Al Qur'an akan datang sebagai pemberi syafaat bagi yg suka membacanya
dikala saat genting di yaumil mahsyar. Al Qur'an membuat Gen Z lebih menarik
untuk mengisi fase hidup mereka agar bisa survive
di era digital. Dengan Al Quran mudah mudahan semakin meningkatkan kualitas
diri, sekolah dan masyarakat luas dalam rangka menjadi generasi muslim unggulan
yg mandiri dan berdaya saing. Ustadz Barkah juga mengajak 2 siswa yaitu Galang
dan Fawaz maju ke depan, Ustadz Barkah melafazkan ayat Al Qur’an dan siswa
disuruh menyambung ayat berikutnya. Semoga kita semuanya termasuk ahlul Qur'an.
Aamiin Ya Rabbal 'alamiin.
Dengan
terselenggaranya kegiatan Pesantren Ramadan ini, diharapkan para siswa dapat
memanfaatkan bulan suci sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan
kualitas ibadah, serta menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an. (Ngn).